4 tahun menggunakan BBM jenis premium,akibatnya seperti ini brad’s

     

     Lintangcruisers.com->> BBM jenis premium beberapa tahun yang lalu memang sangat di minati dan bahkan menjadi menu wajib bagi masyarakat golongan tertentu atau seperti saya sebelum ada program pembatasan Bbm bersubsidi dari pemerintah ini brad’s. Ya dengan segala kekurangan dan kelebihanya Bbm dengan Ron 88 inipun menjadi pilihan LC sebagai manusia Comuter Ibukota karena selain terjangkau juga pertimbanganya hanya untuk konsumsi motor bebek untuk harian. Adalah Honda Blade 110 lansiran 2010 yang LC gunakan untuk aktivitas di Jakarta dengan jarak tempuh perhari sekitar 60-150an km dengan menggunakan bensin jenis premium ini. Nah sekitar th 2014 lalu berhubung nih motor udah ga enak banget dengan keluhan tarikan berat,lemot,ngebul warna hitam maka setelah konsultasi dengan bengkel langganan akhirnya di putuskan untuk segera di lakukan bedah mayor untuk mengetahui kondisi part di dalamnya. Setelah penyakitnya terdeteksi akhirnya di lakukan penggantian part yaitu meliputi kanvas kopling,tensioner,seal klep serta ring piston karena setelah di cek dinding silinder masih cukup bagus sehingga tak perlu di lakukan korter brad’s. Selain itu juga di lakukan skur klep agar klep kembali presisi dan tidak bocor kompresinya. Tapi yang menarik perhatian adalah kondisi piston dan dinding silinder head hehehe.. Nggilani tenan karena karbon sisa pembakaran menyebabkan kerak yang menempel cukup tebal baik pada piston,klep maupun lubang exhouse dan intake brad’s. Sampai mas mekaniknya bekerja ekstra untuk merontokan kerak 2 tersebut. Sambil cengar cengir pun LC berfikir oh ternyata ini efek menggunakan premium selama 4 tahun.. Betul-betul emejing hasilnya seperti sebuah karya seni tingkat tinggi hehehe.. Yups lebih jelasnya silakan pantengin deh gambar di bawah ini.

Yaps gambar di atas adalah hasil dari menggunakan Bbm premium selama kurang lebih 4 tahun brad’s.. Gimana masih berminat pake BBM jenis premium…?  Oke semoga bermanfaat makasih dah mampir n salam cah mbeling….

3 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *